ESTETIKA SASTRA DALAM KUMPULAN PUISI “SETETES TINTA DI UJUNG PENA”
Abstract
This study aims to describe the form and function of literary aesthetics in the poetry anthology Setetes Tinta di Ujung Pena. This study uses the philosophical aesthetic approach of Alexander Baumgartenn's theory. The data source of this study is a collection of poems with several objects, namely Menjelma Waktu, Akan Ada Perpisahan, Selamat dalam Bungkam, Mamak, and Anala Cakrawala. Data collection techniques utilize note-taking techniques, careful reading techniques, and conclusion techniques. Data analysis is in the form of data interpretation and data description. The results of this study indicate that the collection of poems in this anthology contains literary aesthetics. Various functions of literary aesthetics are clearly visible in the analysis of the five poems. These functions include enlivening poetry with distinctive diction and style of language, emphasizing the meaning and message of poetry, increasing the artistic value of the work, arousing the emotions and empathy of the reader.
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk dan fungsi estetika sastra dalam antologi puisi Setetes Tinta di Ujung Pena. Penelitian ini menggunakan pendekatakan estetika filosofis teori Alexander Baumgartenn. Sumber data penelitian ini adalah kumpulan puisi dengan beberapa objek, yaitu “Menjelma Waktu”, “Akan Ada Perpisahan”, “Selamat dalam Bungkam”, “Mamak”, dan “Anala Cakrawala”. Teknik pengumpulan data dengan memanfaatkan teknik catat, teknik membaca secara cermat, dan teknik simpulan. Analisis data berupa penafsiran data, dan pendeskripsian data. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kumpulan puisi dalam anotologi ini terdapat estetika sastra. Berbagai fungsi estetika sastra terlihat jelas dalam analisis kelima puisi tersebut. Fungsi tersebut antara lain menghidupkan sajak dengan diksi dan gaya bahasa yang khas, mempertegas makna dan pesan puisi, meningkatkan nilai seni karya, membangkitkan emosi dan empati pembaca.



