KAJIAN STILISTIKA: REPRESENTASI RINDU MELALUI PUISI DENGAN GAYA BAHASA YANG BERBEDA

Authors

  • Azila Fitria Ramadhani Universitas Pendidikan Indonesia
  • Dhaefan Fahrudy Universitas Pendidikan Indonesia
  • Ripaatil Mahmudah Universitas Pendidikan Indonesia
  • Evril Rizkya Haryani Universitas Pendidikan Indonesia
  • Kaorisa Fitriani Universitas Pendidikan Indonesia

Abstract

Puisi merupakan salah satu bentuk karya sastra yang sangat kuat dalam menyampaikan emosi dan pengalaman manusia, salah satunya adalah perasaan rindu. Penelitian bertujuan untuk mengeksplorasi kedalaman makna rindu melalui pendekatan stilistika, dan menunjukkan bagaimana gaya bahasa menjadi jembatan antara penyair, puisi, dan pembaca. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan stilistika. Teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah teknik simak dan catat. Subjek penelitian ini berupa kutipan kata, frasa, larik, dan bait yang merepresentasikan kerinduan dari tiga puisi, yaitu Kepada Noor karya Muhammad Syarif Hidayatullah, Stasiun karya Gus Mus, dan Kosong karya Ahmad Gaus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa majas personifikasi merupakan gaya bahasa yang paling dominan digunakan dalam ketiga puisi yang dianalisis. Simpulan dari penelitian ini menyatakan bahwa variasi penggunaan majas, khususnya dalam ranah stilistika, mampu merepresentasikan nuansa kerinduan secara estetik dan ekspresif.

Downloads

Published

2025-12-29