TANTANGAN PENGGUNAAN BAHASA DI ERA DIGITAL DALAM MENGHADAPI PERKEMBANGAN DAN KECANGGIHAN TEKNOLOGI KECERDASAN BUATAN
Abstract
In an era of increasingly sophisticated technology, artificial intelligence is showing rapid progress. The sophistication of artificial intelligence (AI) has increasingly demonstrated its ability to understand, process, and reproduce human language naturally. There are concerns that dependence on AI technology in communication could weaken human language, writing, and critical thinking skills. This study aims to examine these challenges in depth and reflect on the long-term impact of AI development on language diversity and the quality of human interaction. Using a qualitative approach and literature review, this paper hopes to enrich critical understanding of the relationship between technology, language, and human existence in the future.
Di era teknologi yang semakin canggih, kecerdasan buatan menunjukkan kemajuan yang sangat pesat. Kecanggihan kecerdasan buatan (AI) semakin menunjukkan kemampuan dalam memahami, memproses, dan mereproduksi bahasa manusia secara alami. Ketergantungan pada teknologi AI dalam berkomunikasi dikhawatirkan dapat melemahkan kemampuan berbahasa, menulis, serta berpikir kritis manusia. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam tantangan-tantangan tersebut, serta merefleksikan dampak jangka panjang dari perkembangan AI terhadap keberagaman bahasa dan kualitas interaksi manusia. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan kajian pustaka, tulisan ini diharapkan dapat memperkaya pemahaman kritis tentang relasi antara teknologi, bahasa, dan eksistensi manusia di masa depan.



