CERITA RAKYAT DAN UNSUR KEBUDAYAAN: PERBANDINGAN CERITA RAKYAT “AMAT RHANG MANYANG” DENGAN “NAKHODA MANIS” (PENDEKATAN ANTROPOLOGI SASTRA)
Abstract
This research aims to find a comparison of cultural elements between two folktales that are geographically different and have different cultural backgrounds. This research is descriptive-qualitative with a literary anthropology approach, and uses a comparative literature study. The data sources are the folktales "Amat Rhang Manyang" (Nanggroe Aceh Darussalam) and "Nakhoda Manis" (Brunei Darussalam). The results of this research found a number of data relating to five cultural elements, such as: (1) language system, (2) religious system, (3) knowledge system, (4) livelihood system and (5) living equipment system.
Penelitian ini bertujuan untuk menemukan perbandingan unsur-unsur kebudayaan antara dua cerita rakyat yang berbeda secara geografis dan berbeda secara latar belakang kebudayaannya. Penelitian ini bersifat deskriptif-kualitatif dengan pendekatan antropologi sastra, serta menggunakan kajian sastra bandingan. Sumber data, yaitu cerita rakyat "Amat Rhang Manyang" (Nanggroe Aceh Darussalam) dan "Nakhoda Manis" (Brunei Darussalam). Hasil penelitian menemukan sejumlah data yang berkenaan dengan lima unsur-unsur kebudayaan, seperti: (1) Sistem bahasa, (2) Sistem religi, (3) Sistem pengetahuan, (4) Sistem mata pencaharian dan (5) Sistem peralatan hidup.



