ANALISIS IMPLIKATUR PADA WACANA “ISU PEMILU 2024 DITUNDA MENJADI BOLA LIAR” DI YOUTUBE
Abstract
Humans are social beings. Humans need communication to interact with one another, both to express opinions, ideas, desires, information, and so on. To understand implicit meaning, semantic knowledge alone is not enough; pragmatic knowledge is needed, namely understanding implicature. Implicature is a conversation about implied meaning through the utterance of a sentence in a context. In this study, the researcher used argumentative discourse. This discourse was chosen because the researcher wanted to explain the meaning of implicature, its meaning, and the functions of the implicatures in the utterances contained therein. This study is a qualitative study using descriptive methods and reading techniques to identify implicatures in the commentary utterances. Based on the results of the analysis, several functions of implicature were found, namely satire, criticism, sarcasm and protest, appreciation, support, and prohibition.
Bahasa merupakan alat komunikasi yang tidak dapat dipisahkan dari fitrah manusia yaitu sebagai makhluk sosial. Manusia membutuhkan komunikasi untuk berinteraksi satu sama lain. Baik untuk mengungkapkan pendapat, ide, keinginan, informasi dan lain sebagainya. Jika ingin memahami makna secara implisit, tidak cukup hanya memahaminya dengan menggunakan pengetahuan semantik saja, namun diperlukan pengetahuan pragmatis yaitu memahami implikatur. Implikatur adalah percakapan makna yang tersirat melalui ujaran suatu kalimat dalam suatu konteks. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan wacana argumentasi. Wacana ini dipilih Karena peneliti ingin menjelaskan maksud implikatur, makna dan fungsi-fungsi implikatur dari ujaran yang ada di dalamnya. Penelitian ini termasuk penelitian kualitatif dengan metode deskriptif dan teknik baca untuk mengidentifikasi implikatur dalam tuturan komentar tersebut. Berdasarkan hasil analisis, ditemukan beberapa fungsi implikatur yakni sindiran, kritik, sindiran dan protes, apresiasi, dukungan, dan larangan.



