MAKNA PERIBAHASA JAWA BEREDUPLIKASI SEBAGIAN DAN PERUBAHAN FONEM DALAM PEPAK BASA JAWA KARYA ABIKUSNO
Abstract
This study aims to analyze the meaning of Javanese proverbs that undergo partial reduplication and phonemic change reduplication in Pepak Basa Jawa by Abikusno. This study is motivated by the limited research specifically discussing the phenomenon of reduplication in Javanese proverbs, even though proverbs are phraseological units rich in meaning and cultural value. This study uses a morphological and semantic approach with a literature review method. Primary data was obtained from Javanese proverbs on pages 39–47 in Pepak Basa Jawa, while secondary data came from oral sources on social media. The results of the study show that there are seven reduplicated proverbs, consisting of four phoneme change reduplications and two partial reduplications. These reduplications play an important role in forming idiomatic meanings and reinforcing the moral messages and cultural values of Javanese society.
Penelitian ini bertujuan menganalisis makna peribahasa Jawa yang mengalami reduplikasi sebagian dan reduplikasi perubahan fonem dalam Pepak Basa Jawa karya Abikusno. Kajian ini dilatarbelakangi oleh masih terbatasnya penelitian yang secara khusus membahas fenomena reduplikasi pada peribahasa Jawa, meskipun peribahasa merupakan unit fraseologis yang sarat makna dan nilai budaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan morfologi dan semantik dengan metode studi pustaka. Data primer diperoleh dari peribahasa Jawa pada halaman 39–47 dalam Pepak Basa Jawa, sedangkan data sekunder berasal dari sumber lisan di media sosial. Hasil penelitian menunjukkan adanya tujuh peribahasa bereduplikasi, terdiri atas empat reduplikasi perubahan fonem dan dua reduplikasi sebagian. Reduplikasi tersebut berperan penting dalam membentuk makna idiomatik serta memperkuat pesan moral dan nilai budaya masyarakat Jawa.



