NARASI PERLAWANAN KELOMPOK MARGINAL DALAM CERPEN SUARA DARI JALANAN KARYA NADYA NURUL AZKIYA KAJIAN TEKSTUAL BARTHES
Abstract
Penelitian ini membahas narasi perlawanan kelompok marginal terhadap pemerintah dalam cerpen Suara dari Jalanan karya Nadya Nurul Azkiya. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan semiotika Roland Barthes. Data penelitian berupa kutipan-kutipan teks yang mengandung makna perlawanan, yang dianalisis menggunakan lima kode pembacaan Barthes, yaitu kode hermeneutik, semik, simbolik, aksian, dan kultural. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlawanan dalam cerpen ditampilkan dalam dua bentuk, yaitu perlawanan tertutup dan perlawanan terbuka. Perlawanan tertutup muncul melalui penderitaan, kegelisahan, dan suara kecil rakyat yang terpinggirkan, sedangkan perlawanan terbuka ditunjukkan melalui aksi demonstrasi, suara kolektif massa, dan konfrontasi dengan aparat pemerintah. Melalui analisis tersebut, cerpen ini merepresentasikan perlawanan sebagai bentuk kritik sosial terhadap ketidakadilan dan dominasi kekuasaan negara terhadap kelompok marginal.



