JADECS (Journal of Art, Design, Art Education and Culture Studies)
https://journal-sastra.um.ac.id/index.php/jadecs
<table border="0" width="100%" cellspacing="10" cellpadding="4"> <tbody> <tr> <td valign="top" width="100"> <p><img src="blob:https://journal-sastra.um.ac.id/463eba46-2e00-4fdd-b7d5-08d33b6d58e5" /></p> </td> <td valign="top" width="100%"> <table class="data" width="100%"> <tbody> <tr valign="top"> <td width="20%"><strong><span style="vertical-align: inherit;">Judul jurnal</span></strong></td> <td width="40"><span style="vertical-align: inherit;">:</span><strong> <span style="vertical-align: inherit;">JADECS (Jurnal Seni, Desain, Pendidikan Seni dan Studi Budaya)</span><br /></strong></td> </tr> <tr valign="top"> <td width="20%"><strong><span style="vertical-align: inherit;">Inisial</span></strong></td> <td width="40"><span style="vertical-align: inherit;">: JADECS</span></td> </tr> <tr valign="top"> <td width="20%"><strong><span style="vertical-align: inherit;">Pemimpin redaksi</span><br /></strong></td> <td width="40"><span style="vertical-align: inherit;">: Prof. Dr. Ponimin</span><strong><br /></strong></td> </tr> <tr valign="top"> <td width="20%"><strong><span style="vertical-align: inherit;">Frekuensi</span></strong></td> <td width="40"><span style="vertical-align: inherit;">: 2 edisi per tahun (April dan November)</span></td> </tr> <tr valign="top"> <td width="20%"><strong><span style="vertical-align: inherit;">ISSN</span><br /></strong></td> <td width="40"><span style="vertical-align: inherit;">: <a href="http://portal.issn.org/resource/ISSN/2548-6543">2548-6543</a></span></td> </tr> <tr valign="top"> <td width="20%"><strong><span style="vertical-align: inherit;">Penerbit</span></strong></td> <td width="40"><span style="vertical-align: inherit;">: </span><a href="https://um.ac.id/"><span style="vertical-align: inherit;">Universitas Negeri Malang</span></a></td> </tr> <tr> <td><strong><span style="vertical-align: inherit;">Peringkat SINTA</span><br /></strong></td> <td><span style="vertical-align: inherit;">: 3</span><strong><br /></strong></td> </tr> </tbody> </table> </td> </tr> <tr valign="top"> <td width="20%"> <p><strong><span style="vertical-align: inherit;">Ringkasan Jurnal</span><br /></strong></p> </td> <td width="40"> <div id="content"> <div id="journalDescription"> <p><span style="vertical-align: inherit;">JADECS (Jurnal Seni, Desain, Pendidikan Seni, dan Studi Budaya) berisi artikel ilmiah penelitian, ide konseptual, penilaian, kreasi, pembelajaran, terkait dengan seni, desain, multimedia, dan budaya.</span></p> <p><span style="vertical-align: inherit;">Artikel yang mempublikasikan mengutamakan analisis hasil penelitian yang meliputi: hasil kajian atau penciptaan seni, kajian pendidikan dan pembelajaran seni, atau kajian sosial budaya yang dikaitkan dengan seni, desain, dan multimedia.</span></p> <p><span style="vertical-align: inherit;">Artikel dapat ditulis dalam bahasa Inggris dan Indonesia, sedangkan abstrak harus ditulis dalam bahasa Indonesia dan Inggris.</span></p> <p><span style="vertical-align: inherit;">SK e-ISSN 0005.25486543/JI.3.1/SK.ISSN/2016.12</span></p> </div> </div> </td> </tr> <tr> <td><strong><span style="vertical-align: inherit;">Sertifikat Akreditasi</span></strong><br /> <p><strong> </strong></p> </td> <td> <p><strong> </strong></p> </td> </tr> </tbody> </table>en-US[email protected] (Prof. Dr. Ponimin)[email protected] (Tim Pengembangan Jurnal)Wed, 29 Apr 2026 02:27:55 +0000OJS 3.3.0.8http://blogs.law.harvard.edu/tech/rss60THE AESTHETIC PRINCIPLES EMBODIED WITHIN THE FOLDS OF THE KISWA OF THE HOLY KAABA
https://journal-sastra.um.ac.id/index.php/jadecs/article/view/751
<p>The beauty of the Kiswa of the Holy Kaaba is emphasized in large part by the art of Arabic calligraphy, with its creative and evocative words and features. Additionally, all of the formative components in the linear compositional structure design are the outcome of the arrangement of linear relationships on the Kiswa fabric's surface, which are woven and entwined in all of the Kiswa's linear structures and forms. Thus, using an analytical artistic vision, this study attempts to examine the aesthetic linkages between the linear compositional parts and the formative creative aspects found in the Holy Kaaba's Kiswa design. Content analysis, an applied field research founded on a thorough examination of the compositional, formative, and design components found in the Kiswa of the Holy Kaaba, is the methodology used in this study. According to the study, the Kaaba's Kiswa's attractiveness was greatly enhanced by the linear and creative compositional components. A remarkable, distinctive, and rich work of Islamic art and legacy, the study also found that each of these compositional components in the artistic design greatly contributed to Kiswa's distinctive and alluring aesthetic look.</p>Duaa Mohammed Alashari
Copyright (c) 2026 JADECS (Journal of Art, Design, Art Education and Culture Studies)
https://journal-sastra.um.ac.id/index.php/jadecs/article/view/751Wed, 29 Apr 2026 00:00:00 +0000THE REPRESENTATION OF DEVOTION TO ANCESTORS THROUGH DRAWING BASED ON THE CONCEPTION OF CHINESE PORTRAIT ART AND SFUMATO TECHNIQUE
https://journal-sastra.um.ac.id/index.php/jadecs/article/view/262
<p><span style="font-weight: 400;">Tari </span><em><span style="font-weight: 400;">Rempeg Balung Buto</span></em><span style="font-weight: 400;"> merupakan sebuah kreasi seni yang terinspirasi dari mitos </span><em><span style="font-weight: 400;">balung buto</span></em><span style="font-weight: 400;">, yakni narasi lokal yang hidup di tengah masyarakat Manyarejo, Sangiran. Lebih dari sekadar ekspresi estetis, tarian ini dirancang sebagai strategi pelestarian budaya yang merefleksikan nilai-nilai arkeologis melalui pendekatan artistik. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana mitos lokal dapat diolah menjadi karya seni yang memperkuat identitas arkeologis sekaligus meningkatkan kesadaran kolektif masyarakat terhadap situs purbakala. Metode yang digunakan adalah </span><em><span style="font-weight: 400;">artistic research</span></em><span style="font-weight: 400;"> dengan pendekatan etnokoreologi. Data diperoleh melalui observasi partisipasi dan wawancara mendalam dengan pelaku budaya dan masyarakat setempat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tari </span><em><span style="font-weight: 400;">Rempeg Balung Buto</span></em><span style="font-weight: 400;"> berhasil mengintegrasikan mitos dan konteks arkeologis ke dalam bentuk pertunjukan yang kontekstual, komunikatif dan partisipatif. Mitos yang berkelindan dengan lanskap geografis dan ingatan kolektif masyarakat membentuk struktur dramatik dan simbolik tari. Tarian ini menjadi media diseminasi nilai budaya dan representasi identitas arkeologis, yang memperkuat hubungan emosional masyarakat terhadap warisan budaya Sangiran secara partisipatif dan kontekstual.</span></p>Kenny Hartanto, Dikdik Sayahdikumullah, Dadang Sudrajat
Copyright (c) 2026 JADECS (Journal of Art, Design, Art Education and Culture Studies)
https://journal-sastra.um.ac.id/index.php/jadecs/article/view/262Wed, 29 Apr 2026 00:00:00 +0000ANALISIS DESAIN USER INTERFACE MEDIA KUIS INTERAKTIF BERBASIS ANDROID SEBAGAI STRATEGI EVALUASI FORMATIF PADA PEMBELAJARAN MUTU PANGAN
https://journal-sastra.um.ac.id/index.php/jadecs/article/view/242
<p>Perkembangan teknologi digital telah mendorong pemanfaatan media pembelajaran interaktif berbasis Android untuk meningkatkan keterlibatan mahasiswa dan efektivitas evaluasi formatif. Penelitian ini bertujuan merancang user interface (UI) media kuis interaktif berbasis Android sebagai strategi evaluasi formatif pada pembelajaran mata kuliah Pengendalian Mutu Pangan. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model ADDIE, difokuskan pada tahap design dan development menggunakan pendekatan user-centered design. Perancangan UI dilakukan melalui tahapan analisis kebutuhan, pembuatan wireframe dan storyboard, pemilihan elemen visual, serta implementasi prototipe menggunakan Android Studio dan Firebase. Validasi dilakukan oleh ahli materi dan ahli media dengan instrumen penilaian yang mencakup aspek kesesuaian konten, kejelasan bahasa, kualitas visual, dan fungsionalitas teknis. Hasil validasi menunjukkan tingkat kelayakan sangat baik dengan skor rata-rata 90,75%, di mana aspek kualitas visual dan navigasi memperoleh skor tertinggi (94%). Desain UI yang dihasilkan memiliki navigasi sederhana, estetika konsisten, serta fitur evaluasi formatif berupa umpan balik instan dan pelacakan progres. Penelitian ini menyimpulkan bahwa desain UI media kuis interaktif berbasis Android dapat menjadi alternatif strategi evaluasi formatif yang efektif untuk mendukung pencapaian learning outcomes pada pembelajaran Pengendalian Mutu Pangan. Penelitian lanjutan disarankan untuk melakukan uji coba lapangan guna mengukur efektivitas media terhadap hasil belajar secara kuantitatif.</p>Rina Rifqie Mariana, Yon Ade Lose Hermanto, Surjani Wonorahardjo, Nada Itorul Umam, Mohammad Arief Nazaruddin
Copyright (c) 2026 JADECS (Journal of Art, Design, Art Education and Culture Studies)
https://journal-sastra.um.ac.id/index.php/jadecs/article/view/242Wed, 29 Apr 2026 00:00:00 +0000STRATEGI VISUALISASI PESAN IKLAN HANDICOHÉSION - PUBLICITÉ EDF - TOUT DOIT ÊTRE ACCESSIBLE POUR TOUS
https://journal-sastra.um.ac.id/index.php/jadecs/article/view/272
<p><span style="font-weight: 400;">This study examines the message visualization strategies in the advertisement Handicohésion – Publicité EDF – Tout Doit Être Accessible Pour Tous, which depicts a fictional world where people with disabilities form the majority, while non-disabled individuals must adapt to the available infrastructure. This reversed perspective conveys a powerful message about the importance of universal accessibility, aligning with Électricité de France’s (EDF) commitment to inclusive services. Employing a descriptive qualitative method, the study integrates visual semiotic and narrative analysis, along with interviews involving visual communication experts and representatives from Indonesia’s National Disability Commission (KND RI). The main objective is to evaluate the effectiveness of the message and its delivery strategy, and how visual elements foster awareness and understanding of accessibility issues. The partnership with KND RI enriches the analysis and strengthens recommendations for more inclusive advertising practices. This research also aligns with the University’s Master Research Plan in the Creative Economy sector, particularly under the topic of Visual Design, and contributes to the advancement of visual communication in social campaigns that promote inclusion and equal access for all.</span></p>Fatimah Yasmin Hasni, Waridah Muthi'ah
Copyright (c) 2026 JADECS (Journal of Art, Design, Art Education and Culture Studies)
https://journal-sastra.um.ac.id/index.php/jadecs/article/view/272Wed, 29 Apr 2026 00:00:00 +0000CULTURAL DIPLOMACY THROUGH PERFORMING ARTS: A CASE STUDY OF UPI'S SUMMER PROGRAM FOR INTERNATIONAL STUDENTS
https://journal-sastra.um.ac.id/index.php/jadecs/article/view/473
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran seni pertunjukan sebagai media diplomasi budaya dalam kegiatan Summer Program 2024 di Universitas Pendidikan Indonesia bagi mahasiswa internasional. Salah satu kegiatan dalam program ini adalah menyelenggarakan rangkaian aktivitas kebudayaan dengan tema <em>“Diving into the Beauty of Indonesian Traditional Dances”</em>, yang secara khusus memperkenalkan bentuk seni pertunjukan tradisional Indonesia, salah satunya adalah <em>Ibing Pencak Silat</em>. Dalam perspektif antropologi seni, <em>Ibing Pencak Silat</em> dipahami sebagai representasi simbolik budaya yang merefleksikan nilai, identitas, dan karakter masyarakat Indonesia. Sebagai bagian dari upaya internasionalisasi, kegiatan ini dirancang untuk membantu peserta internasional memahami kekayaan budaya Indonesia melalui pengalaman langsung mempelajari dan menyaksikan seni pertunjukan tradisional. Penelitian ini menggunakan <em>mixed method</em>, dengan data kualitatif diperoleh melalui observasi mendalam dan wawancara dengan penyelenggara program, pengajar, dan peserta internasional, sedangkan data kuantitatif dikumpulkan melalui survei untuk mengukur persepsi peserta terhadap efektivitas seni pertunjukan sebagai media diplomasi budaya. Validitas data diperkuat melalui triangulasi metode dengan membandingkan temuan kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa <em>Ibing Pencak Silat</em> berfungsi selain sebagai sarana ekspresi budaya, juga sebagai instrumen <em>soft power</em> yang efektif dalam memperkenalkan identitas budaya Indonesia di tingkat internasional. Temuan kuantitatif mendukung temuan kualitatif, di mana peserta menilai bahwa keterlibatan langsung dalam seni pertunjukan tersebut membantu membangun pemahaman lintas budaya serta memperkuat citra Indonesia sebagai bangsa yang kaya, dinamis, dan terbuka terhadap keragaman budaya. Pentingnya sinergi program pendidikan dan kebudayaan dalam mendukung agenda diplomasi budaya Indonesia melalui interaksi antarmasyarakat (<em>people-to-people diplomacy</em>).</p>Inke Firdaus, Yuventio Dwi Arampan, Yuliawan Kasmahidayat, Trianti Nugraheni
Copyright (c) 2026 JADECS (Journal of Art, Design, Art Education and Culture Studies)
https://journal-sastra.um.ac.id/index.php/jadecs/article/view/473Wed, 29 Apr 2026 00:00:00 +0000ANALISIS SEMIOTIKA FOTO KUNJUNGAN JOKOWI DALAM RUANG PUBLIK MELALUI PENDEKATAN ROLAND BARTHES
https://journal-sastra.um.ac.id/index.php/jadecs/article/view/568
<p>Presiden merupakan kepala negara yang bertanggung jawab atas pemerintahan di suatu negara. Presiden terpilih di Indonesia pada periode tahun 2014 sampai tahun 2019 adalah Ir. H. Joko Widodo atau biasa dikenal dengan sebutan Jokowi. Presiden Jokowi adalah presiden ke-7 yang terlihat sering menggunakan simbol untuk tujuan tertentu. Berdasarkan pengamatan yang dilakukan, Jokowi sering menggunakan simbol berbeda-beda serta selalu menjadi pusat perhatian di kalangan masyarakat Indonesia. Simbol yang sering digunakan oleh Jokowi diantaranya yaitu kemeja berwarna putih, dan kegiatan blusukan yang mencerminkan kesederhanaan dan kedekatan dengan rakyat. Simbol lain yang pernah digunakan oleh Jokowi yaitu, sepeda, jaket bomber, sarung tinju, konser musik metal, dan touring sepeda motor. Dengan menggunakan metode analisis teori semiotika dari Rolland Barthez, salah satu simbol tersebut yaitu foto kegiatan touring Jokowi menggunakan sepeda motor dianalisis secara mendalam untuk diinterpretasi, sehingga dapat menghasilkan kesimpulan mengenai sosok Presiden Jokowi seperti apa. Hasilnya adalah bahwa Presiden Joko Widodo menunjukkan ciri dan sifat sebagai seorang kepala negara yang modern, memiliki kepribadian yang tidak kuno, tangguh, berani, serta tidak gentar menghadapi tantangan dan ancaman.</p>Gagas Ezhar Rahmayadi, Syifa Nurgaida Yutia, Trimalda Nur Fitriati, Dwina Satrinia, Putri Dzakiyah
Copyright (c) 2026 JADECS (Journal of Art, Design, Art Education and Culture Studies)
https://journal-sastra.um.ac.id/index.php/jadecs/article/view/568Wed, 29 Apr 2026 00:00:00 +0000INVENTORY, DOCUMENTATION AND PRESERVATION STRATEGY OF WAYANG GEDOG JAWATIMURAN THROUGH PERFORMANCE CONCEPT DEVELOPMENT: CASE STUDY OF DISCOVERY IN MOJOKERTO
https://journal-sastra.um.ac.id/index.php/jadecs/article/view/309
<p>East Javanese Gedog Wayang is a rare form of puppetry art that is currently only known through little documentation and very limited physical existence of the puppets. In this study, only one set of Gedog puppets was found in Mojokerto, so creative steps are needed to reconstruct and revive this traditional performance. This study aims to (1) document the physical details of the puppets—including the sungging, gapitan, and skin types; (2) examine the outline of the Panji play that is usually performed in the tradition in East Java; and (3) design a new performance concept that is in harmony with the original characteristics. The methods used include analysis of the morphology of the puppets, literature study of the Serat Panji and other supporting texts, and creative discussions with puppet experts and local artists. From the results of the physical documentation of the puppets, the results will be the basis for creating a prototype of the play and dramaturgy that combines elements of the pelog gamelan orchestra, East Javanese sulukan, and the East Javanese version of the Panji narrative. This study is expected to produce (1) a detailed catalog of puppets as a visual archive; (2) a conceptual script for the performance—including the script, music, and stage design; and (3) recommendations for a community collaboration-based preservation model, including puppet-making workshops and training for young puppeteers. Thus, this research opens up opportunities to revitalize East Java's Wayang Gedog as an intangible cultural heritage through a contextual and participatory recreation approach.</p>Astrid Wangsagirindra Pudjastawa, Yudit Perdananto
Copyright (c) 2026 JADECS (Journal of Art, Design, Art Education and Culture Studies)
https://journal-sastra.um.ac.id/index.php/jadecs/article/view/309Wed, 29 Apr 2026 00:00:00 +0000TRIALEKTIK SPASIAL DALAM MEMAHAMI RUANG KETIGA PADA TRADISI KASUR PASIR
https://journal-sastra.um.ac.id/index.php/jadecs/article/view/495
<p><em>The Kasur Pasir tradition has been transmitted across generations within the community of Kampung Kasur Pasir, Legung Timur Village, Sumenep, Madura. In this context, the sand mattress functions as a domestic spatial medium that accommodates everyday activities, including sleeping, marital intimacy, and social interaction among family members and relatives. This study aims to examine how the kasur pasir is constituted as a Thirdspace through Edward Soja’s spatial trialectics, which conceptualizes space as an interrelation between material–physical space (Firstspace), representational space (Secondspace), and lived, socially imagined space (Thirdspace), thereby allowing the kasur pasir to be understood as a meaningful place rather than a merely functional space.Using a qualitative research approach, this study employs direct observation, in-depth interviews, digital documentation, and relevant literature review. The findings indicate that Thirdspace emerges as a hybrid spatial condition that provides both physical and emotional comfort for the residents, enabling sustained and intimate social interactions. Physical comfort is articulated at the level of Firstspace through the material and tactile qualities of the sand mattress, while psychological comfort is produced at the level of Secondspace through its role as a collective representation that embodies communal identity and shared cultural meanings.</em></p> <p>: <em>Kasur Pasir Village, Kasur pasir, Local Wisdom, Third Space, Spatial Trialectics </em></p> <p><em> </em></p>Febry Maharlika, I Nyoman Artayasa, Anak Agung Gede Rai Remawa, Ni Made Arshiniwati
Copyright (c) 2026 JADECS (Journal of Art, Design, Art Education and Culture Studies)
https://journal-sastra.um.ac.id/index.php/jadecs/article/view/495Wed, 29 Apr 2026 00:00:00 +0000PERANCANGAN MOTION GRAPHIC PENDUKUNG PEMBUATAN PUPUK ORGANIK UNTUK BALAI PENYULUHAN PERTANIAN KECAMATAN KANDAT
https://journal-sastra.um.ac.id/index.php/jadecs/article/view/241
<p>Indonesia memiiki wilayah pertanian yang cukup luas, poteni besar ini memerlukan dukungan sumber daya penyuluhan pertanian yang memadai agar program pemerintah dapat didukung dan kesejahteraan petani meningkat. Salah satu daerah tersebut merupakan Kecamatan Kandat yang dimana mayoritas bekerja sebagai petani, Petani daerah tersebut masih sering menggunakan pupuk kimia yang dimana dapat merusak kondisi pada lingkungan. Namun proses penyuluhan yang dilakukan oleh Balai Penyuluhan Pertanian ini masih kurnag efektif karena hanya menggunakan media media powerpoint dan penyampaian secara lisan. Oleh karena itu tujuan animasi motion graphic ini dirancang adalah sebagai media penyampaian informasi yang baru untuk para petani Kecamatan Kandat, dengan memanfaatkan keunggulan visual yang menarik dan audio yang mendukung. Animasi ini dibuat dengan menggunakan metode <em>Multimedia Development Life Cycle</em> (MDLC) yang berdurasi 11 menit 26 detik, beresolusi FHD 1920x1080 dengan format mp4. Hasil uji media meraih skor 86,66%, kemudian untuk uji ahli materi mendapat hasil 95%, dan yang etrakhir uji media ke petani kecamatan Kandat mendapat hasil 84,28%, Media animasi motion graphic ini juga bisa diakses pada platform Youtube. Diharapkan dengan adanya animasi 2D pembuatan pupuk ini bisa menambah media penyuluhan baru serta bermanfaat bagi para petani dan Masyarakat kecamatan Kandat</p>Ahmad Zaidan Rafi Taqiyuddin, Joko Samodra, Bunga Fefiana Mustikasari
Copyright (c) 2026 JADECS (Journal of Art, Design, Art Education and Culture Studies)
https://journal-sastra.um.ac.id/index.php/jadecs/article/view/241Wed, 29 Apr 2026 00:00:00 +0000MULTIMODALITAS DAN MODAL SOSIAL TEATER TUTUR DI KERINCI DALAM MERANCANG PENGEMBANGAN MODEL EKONOMI KREATIF BERKELANJUTAN
https://journal-sastra.um.ac.id/index.php/jadecs/article/view/596
<p><em>Kerinci Oral Theater represents one of the oral traditions that offers a complex multimodal expression enriched with cultural and philosophical meanings. This form of oral performance embodies ethical teachings and spiritual values that emphasize harmony and social responsibility within the community. The study aims to analyze the multimodality of Oral Theater and identify its role as social capital that can be utilized to empower the local economy of Kerinci. The research employs a qualitative method with a multimodal approach, integrating critical discourse analysis with the ethnography of communication to understand the complexity of Oral Theater and its impact on the formation of social capital. In addition, the study adopts a creative economy perspective to explore opportunities for culture-based economic empowerment. The findings indicate that the multimodality of Oral Theater constitutes its unique appeal as the main cultural product, while the strong social capital within the community serves as the driving force that ensures collective and sustainable practices. By designing a model that integrates cultural strength (multimodality) with community strength (social capital), Kerinci Oral Theater holds significant potential to become the backbone of a sustainable creative economy that enhances community welfare without compromising cultural values and local wisdom.</em></p>Monita Precillia, Endang Haris Juandana, Dedi Darmadi
Copyright (c) 2026 JADECS (Journal of Art, Design, Art Education and Culture Studies)
https://journal-sastra.um.ac.id/index.php/jadecs/article/view/596Wed, 29 Apr 2026 00:00:00 +0000PERANCANGAN POP UP BOOTH SEBAGAI MEDIA PROMOSI BAGI UMKM DESA WISATA BAROS AJASARI
https://journal-sastra.um.ac.id/index.php/jadecs/article/view/627
<p>Perkembangan desa wisata di Indonesia, usaha mikro,kecil, dan menengah (UMKM) menjadi penggerak ekonomi lokal dan representasi identitas budaya. Di Desa Wisata Baros Arjasari, potensi produk UMKM tidak didukung oleh promosi fisik yang dapat meningkatkan identitas lokal dan menarik wisatawan. Karena kurangnya visibilitas dan daya saing produk UMKM, ada keterbatasan sarana promosi yang fleksibel dan mudah dipindahkan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menggunakan pop-up booth berbasis desain interior yang kontekstual, modular, dan fleksibel sebagai media untuk mempromosikan UMKM di Desa Wisata Baros. Konsep tentang pengalaman ruang, identitas tempat, perilaku pelanggan, branding, dan pop-up space dan modularitas adalah bagian dari landasan. Penelitian ini menggunakan pendekatan keilmuan desain dengan model Double Diamond melalui tahapan Discover, Define, Develop, dan Deliver. Wawancara, observasi lapangan, studi literatur, dan triangulasi data adalah metode yang digunakan untuk mengumpulkan data. Hasil penelitian menghasilkan gagasan dan standar untuk desain pop-up booth yang fleksibel, portabel, mudah dibongkar pasang, serta integrasi identitas lokal ke elemen bentuk, tata letak, dan visual.</p>Tantri Wilasari, Ira Wirasari, Santi Salayanti, Didit Widiatmoko Suwardikun
Copyright (c) 2026 JADECS (Journal of Art, Design, Art Education and Culture Studies)
https://journal-sastra.um.ac.id/index.php/jadecs/article/view/627Wed, 29 Apr 2026 00:00:00 +0000DESAIN DAUN NAKAS RETRO DARI LIMBAH KAYU JATI DENGAN TEKNIK FINGER JOIN LAMINATING MENGGUNAKAN KOMPOSISI NIRMANA
https://journal-sastra.um.ac.id/index.php/jadecs/article/view/276
<p><span class="s25">Furniture merupakan produk penting dalam ruang yang berfungsi secara fungsional maupun </span><span class="s25">deklaratif</span><span class="s25">. Furniture mengalami perkembangan signifikan, terutama dalam era yang semakin sadar lingkungan, sehingga desain produk perlu mengintegrasikan prinsip keberlanjutan. Salah satu isu penting adalah melimpahnya limbah kayu yang kurang mendapat perhatian, padahal limbah tersebut dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku furniture. Potongan kayu dapat diolah dengan teknik </span><span class="s22">finger joint laminating</span><span class="s25"> atau penyusunan ulang menjadi papan laminasi yang mempermudah proses pembuatan produk. Perancangan ini menggunakan metode </span><span class="s22">Design Thinking</span><span class="s25"> yang terdiri dari lima tahapan: </span><span class="s22">Empathise</span><span class="s25"> (pemahaman masalah), </span><span class="s22">Define</span><span class="s25"> (merumuskan permasalahan), </span><span class="s22">Ideate</span><span class="s25"> (menghasilkan ide), </span><span class="s22">Prototype</span><span class="s25"> (membuat prototipe produk), dan </span><span class="s22">Test</span><span class="s25"> (menguji dan mengevaluasi solusi). Setelah ide diperoleh, produk diuji dan dievaluasi melalui umpan balik. Maka di</span> <span class="s25">rancanglah produk nakas re</span><span class="s25">s</span><span class="s25">to dengan penerapan komposisi nirmana pada pola papan </span><span class="s22">finger joint laminating</span><span class="s25"> sebagai inovasi furniture dari limbah bernilai jual tinggi. Furniture tidak hanya fungsional, tetapi juga media ekspresi artistik. Integrasi seni nirmana meningkatkan nilai visual sekaligus menjembatani seni dan fungsi. Dapat disimpulkan bahwa pengolahan limbah kayu menggunakan teknik </span><span class="s22">finger joint laminating</span><span class="s25"> mendukung industri ramah lingkungan dan solusi desain yang inovatif dan berkelanjutan.</span></p>Alif Muntoko, Jati Widagdo, Drajad Wibowo
Copyright (c) 2026 JADECS (Journal of Art, Design, Art Education and Culture Studies)
https://journal-sastra.um.ac.id/index.php/jadecs/article/view/276Wed, 29 Apr 2026 00:00:00 +0000STRATEGI PEMBENTUKAN KOMUNITAS DANCE COVER K-POP DALAM RUANG URBAN DI KOTA SOLO
https://journal-sastra.um.ac.id/index.php/jadecs/article/view/552
<p class="p1">Penelitian mengenai komunitas dance cover K-Pop di Indonesia, umumnya fokus pada aspek fandom dan difusi budaya, namun belum secara khusus mengkaji bagaimana komunitas tersebut membangun strategi pembentukan untuk memperoleh legitimasi dalam ekosistem budaya urban yang didominasi oleh nilai-nilai tradisional. Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana strategi pembentukan komunitas dance cover K-Pop di Kota Solo berlangsung dan berfungsi sebagai upaya memperoleh legitimasi. Uniknya, komunitas ini berkembang melalui relasi cair tanpa struktur formal yang kaku, dengan pola perekrutan yang fleksibel, mobilitas anggota tinggi, serta kepemimpinan yang bersifat situasional. Kondisi tersebut melahirkan fenomena komunitas populer yang tampak rapuh namun justru adaptif dan berkelanjutan. Penelitian ini menggunakan perspektif liquid community Zygmunt Bauman dan konsep everyday urban tactics Michel de Certeau, dengan pendekatan etnografi mini dan analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunitas dance cover K-Pop memanfaatkan ruang kota dan media digital sebagai arena strategis untuk membangun visibilitas dan mendapatkan pengakuan sosial melalui praktik yang adaptif dan berkelanjutan.</p>Jasmine Poetri Pratiwi, Aris Setiawan
Copyright (c) 2026 JADECS (Journal of Art, Design, Art Education and Culture Studies)
https://journal-sastra.um.ac.id/index.php/jadecs/article/view/552Wed, 29 Apr 2026 00:00:00 +0000PENGEMBANGAN MODEL PENILAIAN KARYA DESAIN MAHASISWA DESAIN KOMUNIKASI VISUAL DI ERA ARTIFICIAL INTELLIGENCE
https://journal-sastra.um.ac.id/index.php/jadecs/article/view/760
<p>Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (AI) telah memberikan dampak signifikan terhadap praktik Desain Komunikasi Visual (DKV), khususnya melalui penggunaan image generator yang mempercepat proses ideasi dan eksplorasi desain. Di satu sisi, hampir seluruh mahasiswa DKV telah menggunakan AI dalam aktivitas sehari-hari dan merasakan manfaatnya untuk memperluas alternatif visual. Namun di sisi lain, muncul perdebatan terkait orisinalitas karya, etika akademik, dan kemampuan dasar mahasiswa, seperti menggambar manual, berpikir desain, serta mengelola proses kreatif. Temuan awal menunjukkan bahwa dosen menyetujui penggunaan AI dengan syarat dilakukan secara bijaksana: AI diperbolehkan pada tahap ideation, tetapi tidak pada eksekusi karya akhir, karena hasil AI sering kali tidak selaras dengan ide manusia. Penelitian ini bertujuan merancang model penilaian karya desain yang relevan dengan era AI melalui pendekatan kualitatif eksploratif. Metode yang digunakan meliputi observasi, wawancara, studi literatur, FGD, eksperimen kelas, hingga evaluasi prototipe model. Penelitian ini melibatkan mahasiswa, dosen, dan praktisi industri kreatif untuk merumuskan indikator penilaian yang menekankan keseimbangan antara kualitas visual, proses kreatif, kontribusi manusia, dan transparansi penggunaan AI. Hasil penelitian diharapkan menghasilkan model penilaian yang adil, kontekstual, dan adaptif, sekaligus memperkuat integritas akademik serta literasi teknologi mahasiswa DKV di era digital.</p>Ayyub Anshari, Sultan Rahmadianto, Nuril Kusuma
Copyright (c) 2026 JADECS (Journal of Art, Design, Art Education and Culture Studies)
https://journal-sastra.um.ac.id/index.php/jadecs/article/view/760Wed, 29 Apr 2026 00:00:00 +0000