PENGEMBANGAN MODEL PENILAIAN KARYA DESAIN MAHASISWA DESAIN KOMUNIKASI VISUAL DI ERA ARTIFICIAL INTELLIGENCE
DOI:
https://doi.org/10.17977/um037v11i12026p172-190Keywords:
Desain Komunikasi Visual, Artificial Intelligence, Etika Desain, Pendidikan DesainAbstract
Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (AI) telah memberikan dampak signifikan terhadap praktik Desain Komunikasi Visual (DKV), khususnya melalui penggunaan image generator yang mempercepat proses ideasi dan eksplorasi desain. Di satu sisi, hampir seluruh mahasiswa DKV telah menggunakan AI dalam aktivitas sehari-hari dan merasakan manfaatnya untuk memperluas alternatif visual. Namun di sisi lain, muncul perdebatan terkait orisinalitas karya, etika akademik, dan kemampuan dasar mahasiswa, seperti menggambar manual, berpikir desain, serta mengelola proses kreatif. Temuan awal menunjukkan bahwa dosen menyetujui penggunaan AI dengan syarat dilakukan secara bijaksana: AI diperbolehkan pada tahap ideation, tetapi tidak pada eksekusi karya akhir, karena hasil AI sering kali tidak selaras dengan ide manusia. Penelitian ini bertujuan merancang model penilaian karya desain yang relevan dengan era AI melalui pendekatan kualitatif eksploratif. Metode yang digunakan meliputi observasi, wawancara, studi literatur, FGD, eksperimen kelas, hingga evaluasi prototipe model. Penelitian ini melibatkan mahasiswa, dosen, dan praktisi industri kreatif untuk merumuskan indikator penilaian yang menekankan keseimbangan antara kualitas visual, proses kreatif, kontribusi manusia, dan transparansi penggunaan AI. Hasil penelitian diharapkan menghasilkan model penilaian yang adil, kontekstual, dan adaptif, sekaligus memperkuat integritas akademik serta literasi teknologi mahasiswa DKV di era digital.





