POLA DAN TANTANGAN TRANSMISI KERAJINAN KAYU JATI DI DESA BANJARBANGGI, NGAWI

Authors

  • Yoga Adhi Agista Pascasarjana Institut Seni Indonesia Surakarta
  • Taufik Murtono Pascasarjana Institut Seni Indonesia Surakarta

DOI:

https://doi.org/10.17977/um037v10i22025p271%20-%20280

Keywords:

transmisi, kerajinan kayu jati, desa Banjarbanggi

Abstract

Kerajinan kayu jati di Desa Banjarbanggi, Ngawi, menjadi bagian esensial dari budaya dan ekonomi lokal yang masih bertahan hingga sekarang. Banjarbanggi merupakan pusat kerajinan kayu jati yang menghasilkan produk, seperti mebel, patung, dan dekorasi dari sisa/limbah kayu. Proses keberlanjutan atau transmisi di Banjarbanggi menjadi bagian penting yang berperan dalam pelestarian budaya, identitas, dan meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat setempat. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pola dan tantangan transmisi kerajinan kayu jati di Banjarbanggi, yang penting sebagai bahan evaluasi demi kemajuan dan kelestarian kerajinan kayu di desa tersebut. Menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan studi kasus untuk menggali data terkait proses transmisi. Hasil penelitian ini adalah kerajinan kayu jati di Banjarbanggi memiliki pola transmisi melalui antar-generasi di lingkungan keluarga, pelatihan, komunitas pengrajin dan interaksi sosial dengan metode pelatihan tradisional. Saat ini keberlangsungan transmisi tersebut menghadapi tantangan, dari internal dan eksternal. Tantangan internal berupa kurangnya pemahaman masyarakat dalam menggunakan teknologi dalam berkomunikasi dan menurunnya minat generasi muda untuk melanjutkan usaha kerajinan disana. Tantangan eksternal yaitu persaingan dengan produk sintetis yang bisa mengancam kelangsungan usaha kerajinan kayu di Banjarbanggi.

Downloads

Published

2025-11-28

Issue

Section

Articles