STRATEGI KOMUNIKASI VISUAL INFLUENCER TIKTOK DALAM PENGAMBILAN KEPUTUSAN KONSUMEN PADA BISNIS KULINER DI KOTA MALANG
DOI:
https://doi.org/10.17977/um037v10i22025p334%20-%20345Keywords:
Influencer, TikTok, komunikasi visual, strategi promosi, model AISASAbstract
Media sosial seperti Instagram, TikTok, X, Facebook, dan YouTube sudah banyak dikenal masyarakat. Awalnya, konten yang dibuat di media sosial lebih bersifat pribadi, mencakup informasi tentang kehidupan, dan aktivitas pengguna sehari-hari. Seiring berjalannya waktu, konten media sosial kini digunakan sebagai sarana promosi. Saat ini, konsumen sering kali lebih mempercayai testimonial dari influencer daripada iklan bersponsor di media sosial. Beberapa pengikut setia influencer di media sosial ingin menggunakan apa yang digunakan influencer tersebut. Perusahaan menggunakan ini sebagai peluang untuk berkolaborasi. Sejak tahun 2019 hingga saat ini, pemasaran melalui influencer TikTok terus meningkat, termasuk pada bidang kuliner. Bisnis kuliner mulai marak ditemui di Malang. Rata-rata mereka mempromosikan iklannya melalui influencer di media sosial. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui stategi komunikasi visual influencer TikTok dalam strategi bisnis kuliner di Kota Malang. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode kuantitatif deskriptif dengan menggunakan AISAS Model Marketing (Attention, Interest, Search, Action, and Share). Hasil penelitian menunjukkan bahwa konten influencer TikTok memberikan pengaruh dalam proses pengambilan keputusan pada bisnis kuliner di Kota Malang.





