Bibliotika: Jurnal Kajian Perpustakaan dan Informasi
https://journal-sastra.um.ac.id/index.php/bibliotika
<table> <tbody> <tr> <td><strong>Journal title</strong></td> <td>: Bibliotika: Jurnal Kajian Perpustakaan dan Informasi</td> </tr> <tr> <td><strong>Initials</strong></td> <td>: JKPI</td> </tr> <tr> <td><strong>Editor in Chief</strong></td> <td>: <a href="https://scholar.google.com/citations?hl=en&user=GBcaJjgAAAAJ&view_op=list_works&sortby=pubdate">Rani Auliawati Rachman</a></td> </tr> <tr> <td><strong>Frequency</strong></td> <td>: 2 issues every year (June & December)</td> </tr> <tr> <td><strong>ISSN (online)</strong></td> <td>: <a href="https://issn.brin.go.id/terbit/detail/1490932568">2579-3802</a></td> </tr> <tr> <td><strong>Publisher</strong></td> <td>: Universitas Negeri Malang</td> </tr> <tr> <td><strong>Sinta Rank</strong></td> <td>: <a href="https://sinta.kemdiktisaintek.go.id/journals/profile/1635">Sinta 4</a></td> </tr> </tbody> </table>Universitas Negeri Malangen-USBibliotika: Jurnal Kajian Perpustakaan dan Informasi2579-3802STRATEGI PERPUSTAKAAN DALAM MENINGKAT BRANDING PERPUSTAKAAN SEKOLAH SMA NEGERI 1 MEDAN
https://journal-sastra.um.ac.id/index.php/bibliotika/article/view/938
<p>Penelitian ini menganalisis strategi branding Perpustakaan SMA Negeri 1 Medan serta tantangan pelaksanaannya menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, angket terhadap 18 siswa, dan dianalisis secara sistematis. Hasil menunjukkan branding dilakukan melalui pemanfaatan Instagram, program literasi, publikasi karya siswa, penghargaan, serta peningkatan fasilitas. Perpustakaan dipersepsikan positif sebagai ruang belajar yang nyaman, meskipun masih menghadapi kendala penyebaran informasi dan keterbatasan fasilitas.</p> <p>This study analyzes the library branding strategies of the library at SMA Negeri 1 Medan and the challenges encountered in their implementation using a descriptive qualitative approach. Data were collected through interviews, observations, and questionnaires involving 18 students, then analyzed systematically. The findings show that branding is implemented through Instagram, literacy programs, student work publication, awards, and facility improvement. The library is perceived positively as a comfortable learning space despite limited information dissemination and facilities.</p>Latifah AmaliaAbdi Mubarak Syam
Copyright (c) 2026 Latifah Amalia, Abdi Mubarak Syam
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-06-282026-06-28101471484STANDAR KECANTIKAN DALAM LITERASI INFORMASI: KAJIAN GENDER DI MEDIA INDONESIA
https://journal-sastra.um.ac.id/index.php/bibliotika/article/view/941
<p>Penelitian ini menganalisis konstruksi dan dekonstruksi standar kecantikan di media Indonesia dalam perspektif literasi informasi dan gender. Penelitian kualitatif netnografi ini melibatkan sembilan informan; data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi konten TikTok/Instagram, dokumentasi, serta Brand24. Analisis menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldaña, analisis sentimen, dan <em>word cloud</em>. Temuan menunjukkan standar kecantikan direproduksi algoritma, <em>influencer</em>, dan budaya visual, tetapi dilawan melalui verifikasi informasi, kritik promosi, self-acceptance, dan literasi informasi responsif gender.</p> <p>This study analyzes the construction and deconstruction of beauty standards in the Indonesian media from the perspectives of information literacy and gender. This qualitative netnographic study involved nine informants; data were collected through in-depth interviews, observation of TikTok and Instagram content, documentation, and Brand24. The analysis utilized the Miles, Huberman, and Saldaña model, sentiment analysis, and word clouds. The findings indicate that beauty standards are reproduced by algorithms, <em>influencer</em>s, and visual culture, but are challenged through information verification, criticism of promotional content, self-acceptance, and gender-responsive information literacy.</p>Muhammad Perdana Algusti TariganMesiono Mesiono
Copyright (c) 2026 Muhammad Perdana Algusti Tarigan, Mesiono Mesiono
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-06-282026-06-28101485502PRESERVASI PENGETAHUAN BAHASA BETAWI BEKASI OLEH PEGIAT BAHASA BETAWI BEKASI
https://journal-sastra.um.ac.id/index.php/bibliotika/article/view/754
<p>Penelitian ini mengkaji upaya preservasi pengetahuan bahasa Betawi Bekasi melalui studi kasus dengan para pegiat bahasa Betawi Bekasi yang berkontribusi melalui beragam cara. Ditemukan bahwa preservasi didominasi inisiatif komunitas melalui media cetak, audio visual, dan digital, sementara perpustakaan umum berperan minimal. Bahasa Betawi Bekasi terancam punah akibat tekanan urbanisasi dan pergeseran bahasa antargenerasi. Dokumentasi berbasis komunitas dan kolaborasi lintas aktor menjadi kunci keberlanjutannya.</p> <p> </p> <p>This study examines the preservation of Betawi Bekasi language knowledge through a case study involving Betawi Bekasi language activists who contribute in various ways. The findings reveal that preservation efforts are predominantly driven by community initiatives through print, audio-visual, and digital media, while public libraries play only a minimal role. The Betawi Bekasi language faces the threat of extinction due to urbanization and intergenerational language shift. Community-based documentation and cross-actor collaboration are essential to its long-term sustainability.</p>Muhammad Agung Riyaldi
Copyright (c) 2026 Muhammad Agung Riyaldi
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-06-282026-06-28101503517PENGARUH MANAJEMEN LAYANAN PERPUSTAKAAN TERHADAP PEMANFAATAN BAHAN AJAR GURU DI SMAN 4 KOTA SUKABUMI
https://journal-sastra.um.ac.id/index.php/bibliotika/article/view/930
<p>Perpustakaan sekolah kerap dianggap sebagai pelengkap, padahal kualitas layanannya dapat menentukan sejauh mana guru memanfaatkan bahan ajar. Penelitian ini mengkaji pengaruh manajemen layanan perpustakaan terhadap pemanfaatan bahan ajar guru di SMAN 4 Kota Sukabumi, melibatkan 68 guru melalui <em>sampling</em> jenuh, dianalisis menggunakan korelasi <em>Spearman's Rho</em> dan regresi linier sederhana. Hasil menunjukkan pengaruh positif yang signifikan (rₛ = 0,550, R² = 0,261, F = 23,315, p = 0,000), menunjukkan kontribusi manajemen layanan perpustakaan terhadap pemanfaatan bahan ajar guru.</p> <p style="font-weight: 400;"><em>Library services are often taken for granted, yet the quality of library service management can determine how far teachers utilize teaching materials in their instruction. This study examines the effect of library service management on teachers’ utilization of teaching materials at SMAN 4 Sukabumi, involving 68 teachers selected through total sampling and analyzed using Spearman's Rho correlation and simple linear regression. The results confirm a significant positive effect (rs = 0.550, R² = 0.261, F = 23.315, p = 0.000), indicating that well-managed library services contribute meaningfully to teachers’ instructional practice. </em></p>Putri Nabila HastutiMerryam Agustine
Copyright (c) 2026 Putri Nabila Hastuti, Merryam Agustine
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-06-282026-06-28101518537PERSEPSI PUSTAKAWAN TERHADAP IMPLEMENTASI PRESERVASI DI PERPUSTAKAAN KHUSUS SALMAN READING CORNER
https://journal-sastra.um.ac.id/index.php/bibliotika/article/view/757
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi pustakawan terhadap implementasi preservasi di Salman Reading Corner. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan wawancara semi-terstruktur terhadap tiga pustakawan di perpustakaan Salman Reading Corner, dan analisis data dilakukan menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pustakawan memahami preservasi sebagai upaya menjaga koleksi, namun praktik yang berjalan bersifat adaptif dan pragmatis karena keterbatasan SOP, sumber daya, dan anggaran, sehingga implementasi belum sepenuhnya sesuai standar ideal kepustakawanan.</p> <p>This study aims to examine librarians’ perceptions of preservation implementation at Salman Reading Corner. A qualitative descriptive method was employed, with semi-structured interviews conducted with three librarians, and data analyzed using Miles and Huberman’s model. Findings indicate that librarians view preservation as essential for maintaining collections, but practices remain adaptive and pragmatic due to limited SOP, resources, and budget, falling short of ideal library standards.</p>Lutfi KhoerunnisaSarah KhoerunnisaSusanti Agustina
Copyright (c) 2026 Lutfi Khoerunnisa, Sarah Khoerunnisa, Susanti Agustina
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-06-282026-06-28101538555